Selasa 12 Mei 2026, Semangat kebersamaan terpancar jelas di Balai Desa Sumbersari pada Selasa pagi ini. Puluhan anggota Satuan Perlindungan Masyarakat (Linmas) bersama seluruh jajaran Perangkat Desa berkumpul bukan untuk rapat formal, melainkan untuk aksi nyata: gotong royong membersihkan dan menata lingkungan kantor desa.
Kegiatan ini dimulai sejak pukul 08.00 WIB, menyasar berbagai sudut Balai Desa, mulai dari pembersihan saluran air (selokan), pemangkasan tanaman yang kurang rapi, hingga merapihkan gempuran tembok.
Perwujudan Guyub Rukun
Kepala Desa Sumbersari menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan agenda rutin yang bertujuan untuk menjaga kebersihan fasilitas publik sekaligus mempererat tali silaturahmi antar pelayan masyarakat.
"Balai Desa adalah rumah bagi seluruh warga. Jika kondisinya bersih dan asri, pelayanan kepada masyarakat pun akan terasa lebih nyaman. Ini adalah bentuk pengabdian nyata kami di luar tugas administrasi," ujarnya di sela-sela kegiatan.
Peran Aktif Linmas
Linmas yang biasanya identik dengan penjagaan keamanan, kali ini menunjukkan sisi humanis dan kepedulian lingkungan mereka. Dengan membawa peralatan seperti cangkul, sapu lidi, dan sabit, mereka tampak cekatan membersihkan area parkir dan halaman belakang balai desa.
Keterlibatan Linmas dalam gotong royong ini membuktikan bahwa:
Solidaritas: Hubungan antara penegak keamanan desa dan pamong desa sangat harmonis.
Teladan: Menjadi contoh bagi warga sekitar agar tetap melestarikan budaya gotong royong yang mulai tergerus zaman.
Kesiapsiagaan: Lingkungan yang bersih mencegah potensi sarang penyakit dan penyumbatan air saat musim hujan.
Hasil yang Dirasakan
Hanya dalam waktu beberapa jam, wajah Balai Desa Sumbersari tampak lebih segar dan rapi. Selain aspek estetika, kegiatan ini juga menjadi ajang diskusi santai antara Perangkat Desa dan Linmas untuk membahas situasi keamanan lingkungan di sela-sela waktu istirahat.Semangat kebersamaan terpancar jelas di Balai Desa Sumbersari pada Jumat pagi ini. Puluhan anggota Satuan Perlindungan Masyarakat (Linmas) bersama jajaran Perangkat Desa berkumpul bukan untuk rapat formal, melainkan untuk aksi nyata: gotong royong membersihkan dan menata lingkungan kantor desa.